Berita / Riau / Kampar
Wabup Kampar Apresiasi Wisata Air Subayang Rafting Masuk Tiga Besar API Award 2025
Ayobaca.id, Bangkinang Kota – Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si. mengapresiasi capaian membanggakan Wisata Air Subayang Rafting Batu Dinding Tanjung Belit, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, yang berhasil masuk tiga besar nasional Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2025).
Hal ini disampaikan Wabup saat menerima audiensi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Tanjung Belit di Ruang Rapat Bupati Lantai II Kantor Bupati Kampar, Senin (13/10/2025), didampingi Kadis Pariwisata Kampar Zamhur, S.T.
“Alhamdulillah, Wisata Air Subayang Rafting Batu Dinding berhasil menembus tiga besar API Award 2025. Ini bukti semangat masyarakat dalam mengembangkan potensi wisata daerah,” ujar Misharti.
Wabup berharap prestasi tersebut menjadi pemicu bagi masyarakat dan pelaku wisata untuk terus menjaga keaslian alam serta memperkuat pelayanan terhadap wisatawan.
“Dalam pengembangan pariwisata, kita harus menjunjung tiga hal: keramahan, keindahan, dan kenyamanan. Ketiganya menjadi kunci agar wisata Kampar makin dikenal luas,” tegasnya.
Ketua Pokdarwis Tanjung Belit, Dedi Irawan, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras bersama masyarakat. Saat ini, jumlah kunjungan wisatawan ke Tanjung Belit mencapai 2.000–3.000 orang per bulan, dan berdampak langsung terhadap peningkatan ekonomi warga.
“Banyak manfaatnya, mulai dari peningkatan pendapatan masyarakat hingga pembangunan fasilitas sosial seperti masjid dan santunan bagi anak yatim,” jelas Dedi.
Dedi menambahkan, malam puncak API Award 2025 akan digelar pada Selasa, 18 November 2025, di Aula Rangkaya, Kantor Bupati Bengkayang, Kalimantan Barat.
Sementara itu, Anggota DPRD Kampar Eko Sutrisno turut memberikan apresiasi kepada masyarakat Tanjung Belit yang dinilai mampu menjaga kekompakan dan semangat membangun desa.
“Tanjung Belit membuktikan bahwa kerja sama dan kepedulian bisa membawa perubahan besar. Semoga tahun ini bisa meraih juara pertama di API Award,” ujar Eko.
Wabup Misharti menegaskan bahwa Pemkab Kampar akan terus mendukung pengembangan destinasi wisata berbasis masyarakat, agar potensi alam dan budaya daerah dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan. (*)

Komentar Via Facebook :