Berita / Riau / Pekanbaru
Jelang Ramadan 1447 H, Wali Kota Pekanbaru Ziarah ke Makam Marhum Pekan
Ayobaca.id, Pekanbaru – Menyambut datangnya Ramadan 1447 Hijriah, Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho melakukan ziarah ke Komplek Makam Marhum Pekan, Rabu (18/2/2026). Ziarah tersebut menjadi bagian dari rangkaian tradisi Petang Belimau yang rutin digelar menjelang bulan suci.
Ziarah berlangsung di Komplek Makam Marhum Pekan yang berada di kawasan Masjid Raya Pekanbaru. Agung hadir bersama Ketua TP PKK Kota Pekanbaru Sulastri Agung Nugroho, unsur Forkopimda, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.
Dalam prosesi tersebut, rombongan menaburkan bunga dan menyiram pusara secara bergantian sebagai bentuk penghormatan kepada para pendiri kota.
Di komplek pemakaman itu terdapat enam pusara, termasuk makam Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah atau yang dikenal sebagai Marhum Pekan. Sultan kelima Kesultanan Siak Sri Indrapura ini dikenal sebagai salah satu pendiri Kota Pekanbaru, setelah mendirikan sebuah pekan atau pasar baru di tepian Sungai Siak yang kemudian berkembang menjadi pusat keramaian dan cikal bakal kota.
Di lokasi yang sama juga dimakamkan Sultan Abdul Jalil Alamuddin Syah atau Marhum Bukit, sultan keempat Kesultanan Siak sekaligus ayahanda Marhum Pekan. Ia dikenal sebagai sosok yang memindahkan pusat kerajaan dari Mempura ke Bukit Senapelan, wilayah yang kemudian berkembang menjadi Pekanbaru.
Selain berziarah, rombongan juga memanjatkan doa bagi para pendiri kota sebelum melaksanakan Salat Asar berjamaah di Masjid Raya Pekanbaru.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan arak-arakan menuju Rumah Singgah Sultan Tuan Kadi sebagai lokasi pelaksanaan Petang Belimau. Tradisi ini merupakan warisan budaya masyarakat Pekanbaru yang ditandai dengan mandi balimau sehari sebelum memasuki Ramadan, sebagai simbol penyucian diri dalam menyambut bulan suci.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru mengajak masyarakat menyambut Ramadan dengan penuh suka cita, kebersamaan, dan semangat mempererat nilai-nilai religius serta budaya daerah. (*)

Komentar Via Facebook :