Berita / Riau / Rokan Hilir
Pemkab Rohil Bantah Isu 92 Sapi Kurban dari Presiden, Sekda Tegaskan Hanya Dua Ekor
Ayobaca.id, Rohil — Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) membantah kabar yang beredar di media sosial terkait bantuan 92 ekor sapi kurban dari Presiden RI Prabowo Subianto untuk Iduladha 1447 Hijriah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Rohil, Fauzi Efrizal, menegaskan informasi tersebut tidak benar dan termasuk hoaks yang menyesatkan masyarakat.
“Informasi yang beredar di media sosial maupun grup WhatsApp tentang puluhan ekor sapi itu tidak benar. Berdasarkan surat resmi dari pusat, kuota standarnya adalah satu ekor sapi kurban dari Presiden untuk setiap provinsi dan kabupaten/kota,” ujar Fauzi Efrizal, Sabtu (30/5/2026).
Ia menjelaskan, ketentuan tersebut mengacu pada Surat Sekretaris Presiden Nomor B-26/KSN/SP/KK.14.00/04/2026 tertanggal 8 April 2026 yang ditandatangani Sekretaris Presiden Letjen TNI Ariyo Windutomo.
Dalam surat itu disebutkan bahwa Presiden memberikan bantuan kemasyarakatan berupa sapi kurban kepada daerah-daerah di seluruh Indonesia dalam rangka Hari Raya Iduladha 1447 H/2026 M.
Menindaklanjuti surat tersebut, Pemerintah Provinsi Riau melalui Plt Gubernur Riau S.F. Hariyanto menetapkan satu ekor sapi kurban Presiden untuk Kabupaten Rokan Hilir.
Bantuan itu dialokasikan untuk Mushola Rumah Suluk Syeikh Oesman Syahabuddin yang berada di Jalan Madrasah, Kelurahan Bagan Timur, Kecamatan Bangko.
Selain itu, Pemkab Rohil juga mengajukan usulan tambahan bantuan sapi kurban melalui surat resmi yang ditandatangani Sekda Rohil kepada pemerintah pusat.
Dalam usulan tersebut, Pemkab Rohil mengajukan Masjid Besar Al-Hasanah di Kelurahan Bangko Kiri, Kecamatan Bangko Pusako, agar turut mendapatkan bantuan sapi kurban Presiden.
Dengan demikian, total bantuan sapi kurban Presiden yang diterima Kabupaten Rokan Hilir tahun ini berjumlah dua ekor, bukan 92 ekor seperti informasi yang beredar.
Rinciannya, satu ekor dialokasikan melalui Pemerintah Provinsi Riau untuk Mushola Rumah Suluk Syeikh Oesman Syahabuddin dan satu ekor lagi merupakan hasil usulan langsung Pemkab Rohil untuk Masjid Besar Al-Hasanah.
Fauzi mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
“Masyarakat diminta menyaring setiap informasi sebelum membagikannya dan memastikan kebenarannya melalui saluran resmi pemerintah,” tambahnya.
Pemkab Rohil juga mengingatkan masyarakat agar tidak ikut menyebarkan informasi palsu yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. (*)

Komentar Via Facebook :